Arsip Tag: Industri Farmasi

Mesin & Peralatan dalam memenuhi kebutuhan industri faramsi

Mesin Farmasi

Mesin-mesin yang sering digunakan dalam proses pembuatan obat farmasi :

Mesin-mesin yang sering digunakan
dalam proses pembuatan obat farmasi :

1. Indocota Coating Film : adalah sebuah mesin yang diciptakan dengan menggunakan teknologi mutakhir yaiut cara pelapisan dengan spray gun. Hasilnya melalui satu tahap proses dimana
merupakan bagian/kombinasi dari proses pencampuran liquid yang dipompa melali spray gun dengan suhu dan kondisi tertentu. Secara
singkat proses Indocota Coating Film dapat dijelaskan sebagai berikut : Volume udara yang dibutuhkan umumnya diambil dari area kerja, kemudian dilewatkan melalui saringan awal (prefilter), Pemanas dan saringan akhir (HepaFilter). Sebelum masuk container
product tablet/caplet yang akandilapis (coating) dicek dan ditimbang sesuaikebutuhan kemudain baru dimasukan ke container product. Udara bersih dilewatkanmelalui ducting inlet product kemudian masuk ke area chamber dengan demikian akan terjadi aglomerasi dengan adanya zat pengikat yang digunakan untuk pelapisan (coating).
Adapun bagian-bagian penting yang termasuk tambahan :
– Temperatur Control otomatis untuk memonitor tempertaur
– Pengaturan volume udara dicontrol dengan dumper
– Liquid Control untuk proses penyemprotan
Untuk proses penyemprotan digunakan 2 buah spray gun yang dipasang tepat ditengah tengah chamber pengering. posisi spray gun bisa diatur kearah vertical dan horizontal. Spray gun akan meneymprotakn liquid yang ditransfer dengan menggunakan pompa peristaltic yang dapat diatur kapasitasnya dengan menyeting kecepatan putaran.
Bahan yang dilapis yang mungkin terdiri satu atau lebih bahan yang dimasukan kedalam tanki homogen mixer. Temperatur udara yang masuk diatur antara 50-70 derajat celcius, sehingga waktu penyeprotan dengan proses pengeringan menjadi singkat.


2. Pass Through : adalah sebuah mesin yang dirancang khusu untuk proses kerja ” STERILISASI” pada media barang dalam kemasan yang penggunaannya sangat mudah dan sederhana. Pass Through digunakan sebelum proses pengemasan yang membutuhkan lingkungan yang sedikit mungkin adanya kontaminan, selain mencegah terjdainya pencemaran yang diakibatkan oleh udara.
Pemakain Pass Through sangat banyak digunakan oleh insidtri farmasi. Dalam industri farmasi alat ini merupakan terobosan baru yang dapat digunakan untuk proses pembersihan/sterilisasi khusu media barang dalam kemasan.


3. Mixing Tank Double Jacket : adalah sebuah mesin/alat mixing yang banyak digunakan di industri makanan, minuman dan obat-obatan untuk proses pencampuran bahan-bahan yang akan dicampur. cara kerja Mixing Tank Double Jacket adalah bahan liquid yang akan dicampr dimasukan melalio inlet product, kemudian steam sebagai sumber pemanas akan memanaskan tangki tersebut,
motor penggerak utama mixer akan berputar dengan kcepatan tertentu untuk memixing sampai homogen.
Tangki ini dilengkapi dengan double jacket. bahan yang digunakan sesuai standar GMP berahan food grade dimana material yang berinteraksi langsung dengan product menggunakan bahan SS316L dan untuk material yang tidak bersentuhan langsung dengan product menggunakan bahan SS314.


4. Grinding Tepung / Pin Mill : adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menghaluskan granul kering dan granul kasar menjadi
granul halus berdasarkan mesin yang dipakai, pengaplikasinya seperti gula pasir menjadi gula halus.
Detil Mesin Pin Mill


5. Ultra turax Mobile : adalah sebuah alat / mesin yang digunakan untuk mengaduk / mencampur product cairan baik yang
berbentuk larutan, suspensi ataupun emulsi. Mesin ini memiliki pisau berbentuk rotor dan stator dimana jika mesin ini
beroperassi, produk akan menjadi halus dan homogen. Ultraturax juga berfungsi sebagai homogenizer

6. Super Mixer : adalah mesin yang banyak digunakan di inditry farmasi untuk proses pencampuran dan granulasi basah atau kering dengan kapasitas operasioanl tertentu. alat ini terbuat dari bahan food grade dimana material yang berinteraksi langsung dengan product menggunakan bahan SS316L dan untuk material yang tidak
bersentuhan langsung dengan product menggunakan bahan SS314. cara kerja mesin ini adalah blade agitator digerakan dengan
motor dan biasaya memiliki kecepatan ganda yang bisa diatur oleh kontrol panel dimana terdapat kecepatan rendah dan keceparan
tinggi.begitu juga pisau coopernya digerakan oleh motor penggerak, namun pada umumnya memilik kecepatan tunggal.
Detil Mesin Super Mixer

7. Oscilating Granulator : Mesin ini juga dapat diaplikasikan pada
granul badah dan kering, banyak digunakan di industri dan
laboratorium penelitian industri farmasi, makan, minuman dan
kimia. Adapun cara kerjanya adalah produk dimasukan dari atas melalui hopper dan bahan jatuh pada lades rotor atau blade kemudian product akan hancur dengan cara digerus oleh lades putaran rotor bentuk silinder yang bersentuhan terhadap mesh dengan ukuran mesh atau perforated plate dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Tepi pisau dipasang pada rotor, pengecilan particel berlangsung dan melalui saringan material kemudian didorong dan dikeluarkan melalui outlet product.
Detil Mesin Oscilating Grannulator

8. Reaktor Hidrolisi : merupakan sebuah alat untuk reaksi kimia yang memecah molekul air menjadi kation hidrogendan anion hidroksida melalui suatu proses kimia.proses ini biasanya digunakan untuk memecah polimer tertentu, terutama yang dibuat melalui polimerisasi tumbuhan bertahap (step-growth polimerization). Biasanya alat ini digunakan untuk proses kimia yaitu penambahan suatu molekul air ke zat kimia. Kadang-kadang penambahan ini menyebabkan zat kimia dan molekuk air berpisah menjadi dua bagian.

9. Double Cone Mixer: adalah mesin yang berfiungsi sebagai
mesin pengaduk 2-3 macam campuran bahan makanan,
minuman, jamu, rempah dan obat-obatan yang berbentuk
serbuk, tepung/powder atau granul (product kering). Cara kerja
mesin Double Cone Mixer ini adalah bahan yang sudah
simasukan kedalam chamber aka diaduk dengan blade. Kemudian
blade berputar berlawanan arah dengan putaran chamber
sehingga pencampuran bahan yang diaduk akan homogen.
Mesin Double Cone Mixer bisanya dilengkapi dengan safety pagar,
auto sensor/limit switch untuk keamanan operator, dimana saat
kondisi pagar tidak terkunci maka mesin secara otomatis tidak dapat
dioperasikan.
Detil Mesin Double Cone Mixer

10. Drum Mixer : mesin ini menggunakan material food grade dimana material yang berinteraksi langsung dengan product menggunakan bahan SS316L dan untuk aterial yang tidak bersentuhan langsung
dengan product menggunakan bahan SS314.
Cara kerja mesin Drum Mixer yaitu motor menggerakan sprocket sebagai transmisi penghubungnya, kemudian sprocket
dihubungkan pada poros roda PU yang menopang dudukan drum mixer. sehingga drum mixer tersebut dapat berputar dengan
kecepatan tertentu.
Drum Mixer bisanya dilengkapi dengan varible speed control sehingga kecepatan putarannnya dapat diatur sesuai kebutuhan
yang diinginkan. Didala drum terdapat blade yang berfungsi sebagai jalur pengaduk product.
Detil Mesin Drum mixer


11. Mesin Ketel : adalah sebuah mesin/alat yang digunakan untuk proses memasak sejenis pasta kondisi mentah menjadi matang dengan sistem heating dengan suhu tinggi dan waktu yang singkat untuk mendapatkan hasil proses yang higienis seperti mayone, keju dll.

12. Knider Mixer : adalah sebuah mesin yang pada umumnya digunakan untuk mengaduk bahan yang memiliki sifat pekat (pasta) dalam kondisi lembab (setengah jadi) menjadi product yang diinginkan. mesin ini memiliki bentuk blade yang menyerupai huruf S. material yang digunakan berbahan food grade dimana material yang berinteraksi langsung dengan product menggunakan bahan SS316L dan untuk material yang tidak bersentuhan langsung dengan product menggunakan bahan SS314. Baca detil
Mesin knider mixer

13. Fitz Mill : adalah suatu alat yang digunakan untuk menghaluskan
bahan baku granul untuk dijadikan serbuk yang lebih halus.
alat ini terbuat dari bahan food grade dimana material yang
berinteraksi langsung dengan product menggunakan bahan
SS316L dan untuk material yang tidak bersentuhan langsung
dengan product menggunakan bahan SS314.


14. Centrifuge : adalah sebuah alat yang banyak digunakan untuk memisahkan partikulat padat dalam cairan. Cara kerja mesin ini
digerakan oleh sebuah motor listrik dengan kecepatas tertentu sehingga kadar air yang berada dalam product akan terseret keluar
melalui saringan berukuran mikron (tergantuk piscositas product) dengan jenis product yang akan disairng. kemudian air
yang keluar dari saringan akan keluar malaui jalur outlet.

15. LAF (Laminar Air Flow) : adalah sebuah mesin yang dirancang khusus untuk mengkondisikan proses kerja “STERILISASI”
didalam ruangan mesin laminar dengan menggunakan sistem sirkulasi udara dengan blower cwntrifugal dan melalui filter dengan
penggunaan simpel dan akurat. Lamnar Air Flow merupakan mesin yang digunakan saat proses pengambilan sample yang
membutuhkan lingkungan yang sedikit mungkin adanya kontaminasi dan juga mencegah terjadinya pencemaran yang diakibatkan oleh udara. Detil LAF weighing Booth

16. Rewinder : adalah sebuah mesin/alat untuk memberikan
kode/tanggal/injetprint pada foil dalam bentuk roll yang akan
digunakan sebelum dimasukan ke ruang packaging. Mesin ini
dilengkapi dengan sensor auto untuk mendeteksi berapa jumlah
yang sudah di cetak. Mesin ini digerakan oleh sebuah motor
penggerak dengan kecepatan yang bisa di atur karena
dilengkapi dengan variable speed pada panel control. Mesin ini memiliki rangka siku tebal yang di cover stainless Steel 304.
Detil Mesin Rewinder Mesin Feeder Conveyor : adalah sebuah mesin yang berfungsi untuk memberikan kode/tanggal/injet print pada sebuah kardus/karton/kemasan obat yang berbahan
kertas secra kontinou. mesin ini tida memiliki dua penggerak, yakni motor untuk menggerakan conveyor dan motor untuk menggerkan feeder belt.
Cone Mill : berfungsi untuk menghaluskan granul basah atau granul kering. Cone Mill ini berbentuk krucut yang dilengkapi dengan blade
sebagai penggerus granul dan memiliki Perforated + Mesh dengan ukuran yang bisa diganti ganti tergantung dari kehalusan yang di inginkan. Alat ini banyak digunakan di bidang farmasi dalam
memproses sbuah obat. Biasanya Cone Mill digunakan saat proses transfer dari super mixer menuju FBD (Fluid Bad Dryer) akan melewati Cone Mill untuk menyamakan ukuran granul.

Ribon Mixer : adalah sebuah mesin yang berfungsi untuk
mengaduk/mencampur bahan berbentuk powder dengan tingkat
basah yang tinggi. Cara kerja mesin ini hampir sama dengan knider mixer yaitu digerakan oleh sebuah motor yang ditransmisikan pada sebuah gear box kemudian di sambungkan pada shaft untuk menggerakan bladenya. Baca Detil Mesin Ribon Mixer


Storage Tank : berfungsi sebagai tangki penampungan sementara dari produk bentuk cairan/liquid yang nantunya akan digunakana/ditransfer ke proses berikutnya. Biasanya tangki
untuk panempunga memiliki kapasitas yang besar tergantung dari tingkat kebutuhan dan kapasitas dari suatu pabrik. Tangki ini dilengkapi dengan blade mixer untuk menjaga agar produk tetap homogen didalam tangki meski di diamkan dalam waktu kurang
dari 24 jam.

Cone Mixer Powder : adalah sebuah alat/mesin yang berfungsi untuk memixing sebuah produk berbentuk powder yang akan di transferkan melalui screw conveyor menuju meisn filling. Cara kerja mesin ini adalah produk yang sudah dimasukan akan di mixing oleh blade mixer kemudian masuk pada lubang screw conveyor dan di teruskan menuku mesin filling.

Heating Tank : adalah sebuah tangki yang berfungsi sebagai tangki pemanas untuk memanaskan air yang nantinya akan di suplai ke tangki lainya. Air panas akan di transfer memnggunakan pompa transfer melalui saluran piping yang berbahan SS304 menuju tangki tanki lain untuk kebutuhan baik itu penambahan, pembersihan, atau untuk kebutuhan lain yang harus memerlukan air panas.

Band Sealer Auto : adalah sebuah mesin yang berfungsi untuk sealaing/menutup sebuah kemasan berbahan plastik secara otomatis. Cara kerja dari mesin ini adalah product yang sudah
dimasukan pada plastik dengan ukuran tertentu diletakan pada sbuah karton pack yang berada pada conveyor yang berjalan secara continou, kemudian product melaju dan melewati area sealing dengan dilengkapi sensor automatis dimana jika product melewati area sealing maka kedua selaer akan menjepit plastic product secara otomatis dan di tahan beberapa detik untuk merapatkan kemasan.
Sumber pemanas sealer menggunakan Heater dengan ukuran tertentu. Mesin ini dilengkapi dengan adjuster size untuk menyesuaikna ukuran plastik yang akan di sealing/ditutup, juga
terdapat rel yang berfungsi untuk membuka jalur tutup karton agar
terbuka saat proses sealing. Detil Band Sealer Automatis

V-Mixer : sebuah alat atau mesin yang berfungsi untuk mencampur
bahan berbentuk serbuk atau fouder seperti rempah rempah, granul kering, biji bijian dll. Mesin ini memang bentuknya mirip seperti huruf “V” . Cara kerja mesin ini adaalah bahan yang sudah di dimasukan ke dalam Chamber akan diaduk dengan cara diputar baik
aitu satu araha atau bolak balik sampai produck benar benar tercampur dengan rat.mesin ini dilengkapi dengan pagar auto.

Conveyor : berfungsi untuk memindahkan benda dari satu tempat ke tempat lain atau juga bisa difungsikan sebagai penghubung/prantara sebuah prodak atau bahan yang akan di transfer. Conveyor digerakan oleh sebuah motor penggerak yang memiliki kecepatan tertentu.

Square Cone Mix : adalah sebuah alat/ mesin yang berfungsi untuk memixing product agar homogen. Mesin type ini biasanya digunakan dalam di industri farmasi skala lab.
cara kerja mesin ini adalah menggunakan motor listrik sebagai penggerak utamanya, kemudian putaran motor ditransmisikan melalui belt + puly yang di sambungkan pada gearbox. dan di transfer pada ada as melalui sambungan rantai + sprocket. Berikut gambar Mesin Square Cone Mix.

FBD (Fluid Bed Dryer) : adalah sistem pengeringan yang lebih sesuai untuk bahan/material yang bobotnya relatif ringan (berbentuk granul, kristal, tepung) dengan mekanisme secara umum adalah sebagai berikut :

Bahan/material yang akan dikeringkan kemudian dimasukan secara konstan dan kontinyu kedalam ruang pengering kemudain akan didorong oleh udara panas yang terkontrol dengan volume dan tekanan tertentu. Selanjutnya untuk bahan/material yang
sudah kering (bobotnya sudah lebih ringan) akan keluar dari ruang pengeringan menuju siklon untuk ditangkap dan dipisahkan dari udara, namun untuk material yang lebih halus akan ditangkap oleh fulsejet filter bag.
Hal yang perlu diperhatikan dalam Sistem Fluid Bed Dryer adalah pengaturan yang baik antara takanan udara, tinggkat perpindahan panas dan waktu pengeringan. Sehingga tudak timbul benturan atau gesekan bahan pada saat proses pengeringan berlangsung.
Untuk bahan yang lengket atau memiliki kadar air yang tinggi sangat beresiko untuk mengaplikasikan sistem FBD ini. Keadaan sperti ini perlu dilakukan pengkondisian awal yaitu mencampurnya dengan bahan/material kering terlebih dahulu agar tidak menimbulkan masalah pada unit siklon.

Mesin Filling Cream : adalah sebauh mesin yang berfungsi untuk memasukan produk pada wadah dengan cara di injeksi dengan menggunakan piston volum. Pengggerak utama yang memompa Piston Volume adaha pneumatick. Bahan yang digunakan untuk
mesin Filling ini tentunya harus dari Stainless Steel. Khsus untuk bahan yang terkena prosuk meggunakan SS316L dan untuk yang tidak kontak dengan produk menggunakan SS304.
biasanya mesin ini diaplikasikan untuk bahan produk jenis liquid atau cream. Cara kerja dari mesin ini adlah liquid yang terdapat pada hoper akan di sedot oleh piston dengan langkah munur dalam keadaan valve atas terbuka valve bawah tertutup, kemudian liquid tersbut masuk pada Silinder Volum dan piston akan mendorong
kembali liquid tersut dengan valve atas tertutup dan valve bawah terbuka maka liquid taua produk akan keluar melewati nozzle.
Mixer Magnetic Tank adalah sebuah alat berupa tanki yang digunakan untuk proses mixing atau pencampuran product liquid dengan kapasitas tertentu.

System proses mixingnya menggunakan magnetik dimana kedua area luar dan dalam tidak menjadi satu kesatuan anatar balde mixer dengan shaft motornya. untuk tangkinya sendiri disini dalam
kasus yang sudah saya alami menggunakan double jacket karena
ada proses pemanasan. berikut Foto Tanki Magnetic Bottom Mixer yang di maksud dengan menggunakan double jacket. Berikut Fotonya

Mixer Pre Mixing: adalah sebuh alat yang tidak jauh fungsinya sama dengan mesin mixer biasa yaitu untuk mengaduk bahan atau produk sampai menjadi homogen. Namun Mixer ini memiliki type balde untuk mengaduk dengan kecepatan rendah. Bahan yang terlalu kental akan mempengaruhi pada kecepatan mesin sehingga kecepatan mixer bisa diatur dengan menggunakan Variable Speed atau sering kita sebut Inverter.

Pompa Dosing dengan nama lain pompa injeksi kimia dan matering pump adalah pompa yang bisa menginjeksikan cairan tertentu (bahan kimia dan bahan lainnya) kedalam cairan pelarut lainnya yang
umumnya adalah air. Pompa Dosing ini dilengkapi dengan pengatur debit cairan yang dikeluarkan sehingga pencampuran bahan materi dengan bahan pelarut bisa akurat takarannya. Biasanya penggunaan
pompa yang bisa ditemukan ditoko jual pompa dosing ini adalah untuk industri kimia, industri makanan, proses semi konduktor, prosudksi film dan foto grafi, fasilitas pengolahan air dan boiler bahan kimia.